Langkah Awal Memulai Bisnis

aqiqah surabaya MarkazAqiqah Keberhasilan sebuah bisnis yang bisa mengantarkan sukses bagi pelakunya berakar dari awal ia memulai. Awal yang bagus bisa membuat bisnis berkembang dengan cepat. Tentunya fase-fasenya tidak hanya di awal, seorang pebisnis pasti akan mengalami fase-fase sulit, karena tidak semuanya akan berjalan mulus. Namun, awal yang baik memulai bisnis menentukan sekali kelangsungan usaha anda.

Sedikitnya ada tiga tahapan yang diperlukan dalam memulai sebuah usha:
  1. Menemukan jenis usaha/produknya.
  2. Tahapan selanjutnya adalah menentukan target. Anda sebagai pelaku usaha haruslah menentukan mau masuk ke kalangan apa. Target yang tersegmen dengan jelas mempermudah strategi pemasarannya. Ibarat seorang pemanah yang akan melepaskan anak panah dari busurnya, haruslah memiliki papan targetnya. Target bisa berupa kalangan mana, apakah menengah, bawah, ataukah atas. Bila mengejar target kalangan atas, tentunya harus bermain di kualitas. Sebaliknya bila mengejar target kalangan bawah, tentunya bermain di harga. Orang-orang kalangan bawah sensitif harga, kualitas menyusul. Sebaliknya, dengan kalangan atas, mereka sensitifi kualitas, harga belakangan. Yang penting barangnya bagus, mereka bersedia bayar. Ini contoh sedikit dan singkat tentang target.
  3. Amati dan pelajari pesaing-pesaing bisnis yang sudah ada. Apa kelebihan mereka dan juga kekurangan.
Begitu pula dengan anda, harus tau kelebihan dan kekurangan usaha yang hendak anda jalankan. Tidak sedikit pebisnis pemula mengabaikan 3 langkah dasar ini didalam memulai usaha. Banyak yang menelan mentah-mentah dari apa yang diucapkan di seminar-seminar bisnis : Mulai saja. Memulai itu sudah langkah bagus, namun memulai tanpa strategi dan taktik bisa berarti bunuh diri. Banyak strategi dan taktik bisnis tanpa pernah memulai akhirnya jadi komentator.

Tidak segera memulai itu juga salah, karena berarti anda telah kalah langkah. Rata-rata orang tidak segera memulai usaha, salah satu penyebabnya adalah takut menghadapi persaingan. Ini kalimat-kalimat atau perkataan yang sering dijumpai : “Wahh.. ..Gimana mau usaha? Wong di tempat saya itu yang jualan udah banyak… ” “Sekarang ini mau usaha apa ya? semua orang sudah banyak yang usaha. Mau usaha kaos, sudah banyak. Usaha Aqiqah, udah sak ambreq. Usaha handphone, jual pulsa, apalagi.. Udah banjir malah.. “  Gimana mau usaha, sudah banyak, sedangkan kita ini baru mau mulai, belum punya pengalaman. Persaingan udah sak umbun-umbun. Ada yang banting harga (untung gak banting piring, haha..atau banting diri, ntar jadi smack down, ha..). Gimana cara memenangkan persaingan usaha? Gimana strategi marketingnya?

Ya, memang dalam memulai usaha, perlu strategi dan taktik. Ini benar adanya. Ada beberapa pendapat yang bilang, mulai saja dulu, mikir belakangan. Ini benar!! Asal pikiran gak kosong. Kalau memulai tapi tanpa pengetahuan, langsung mulai saja. Ini beresiko. Ingat, segala sesuatu punya resiko, tapi ada yang beresiko, ada yang tidak. Mulailah, Action itu bagus. Action dengan Pengetahuan tentunya, Kalo action tanpa pengetahuan, boleh juga, tapi tentunya beresiko besar. Kalo action dengan pengetahuan, sedikit beresiko, karena kita sudah mengunci resiko. Tapi jangan juga gak mulai-mulai, padahal sudah ada pengetahuan. Jangan juga menunggu ilmunya masak, sempurna 100% baru lantas turun gunung. Tidak ada yang sempurna di bumi ini. Sukses itu sendiri adalah sebuah Perjalanan, bukan hanya tujuan. Jadi kesempurnaan adalah Perjalanan itu sendiri. Bagaimana anda melakukan perjalanan, menikmati perjalanan yang mungkin berkelok, berlobang, naik turun, jatuh bangun, Penuh duka lara, namun tatkala sudah sampai di Puncak, Anda bisa menikmati pemandangan di bawah sana, tersenyum melihat jalan yang sudah dilalui. Dan semua perjalanan itu bakal menjadi cerita-cerita manis, yang akan selalu anda kenang. Nah, itulah manisnya jadi wirausaha. Bikin Hidup Lebih Hidup.

Kembali kepada topik pembahasan; setelah kita mulai dan punya usaha, Cara meningkatkan penjualan selalu menjadi hal penting bagi banyak pebisnis. Setiap kali saya bertemu dengan Pengusaha, keluhannya tidak jauh dari masalah cara meningkatkan penjualan,  omset yang minim, kurang waktu dan team yang tidak menghasilkan. Ketika berbicara lebih lanjut, ternyata; kemajuan bisnisnya tergantung oleh usaha pemiliknya . Singkatnya, pemilik usaha bekerja sangat keras karena sistem yang ada belum terbentuk secara memadai.

Jika 90% bisnis gagal dari 5 tahun pertama, statistic juga mengatakan 83% problem di bisnis adalah karena tidak mempunyai sistem marketing yang solid untuk mendapatkan prospek dan mengkonversikannya untuk menjadi customer. Yang terjadi adalah banyak pengusaha memakai jurus ‘Ikut-ikutan’ sebagai cara meningkatakan penjualan, yaitu menjiplak apa yang dilakukan pesaingnya sehingga tidak ada keunikan yang kuat. Jika tidak ada ‘point of difference’ yang jelas, yang terjadi adalah perang harga. Anda tidak ingin ini terjadi di dalam bisnis anda, bukan? Atau mungkin ini sedang terjadi di bisnis anda?

Banyak pengusaha mengira marketing adalah proses satu langkah dan ‘duarr’ berduyun-duyun customer akan membanjiri bisnis anda, tetapi kenyataannya marketing adalah multi-steps proses dimana Anda harus jelas terhadap segmentasi pasar, supaya terjalin komuniksi dengan mereka, membangun hubungan dan mengedukasi pasar terhadap products dan services bisnis Anda. Biasanya, ini dilakukan secara manual yang cenderung memakan banyak waktu dan biaya. Kini dengan strategy Internet Marketing, semua bisa dilakukan secara automasi dan dengan biaya yang sangat rendah.

Dengan maraknya penggunaan sosial media seperti Facebook dan Twitter, banyak bisnis yang menggunakan Internet Marketing sebagai sebagai cara meningkatkan penjualan dan untuk menggiring prospek dari step awal ke step berikutnya sampai menjadi klien. Tanpa step by step process, Anda akan sulit untuk mendapatkan pelanggan secara sistematis, akibatnya omset bisnis tidak menentu.

Bisnis yang memakai internet untuk berpromosi saat ini semakin dirasakan manfaatnya, karena di Indonesia saja menurut Depkominfo bulan Oktober 2010, pengguna internet sudah mencapai 45 juta users. Facebook bahkan mengeluarkan data terakhir, pada awal 2010 sudah tercatat 24 juta account Facebook di Indonesia. Facebook juga merupakan suatu fenomena yang luar biasa yang notabene mempunyai lebih dari 500 juta pengguna di seluruh dunia sehingga memungkinkan untuk anda berjualan lintas negara tanpa modal yang besar.

Jika pangsa pasar anda adalah pengguna Facebook, memasang iklan di Facebook adalah strategy yang effektif, sebagai sarana untuk memasarkan Rapid Profit mentoring program yang dicari banyak orang. Jadi sangat dibutuhkan kejelian dan riset pasar sebelum memilih media online yang tepat untuk memasarkan bisnis anda.
Jika pangsa pasar anda memakai  Search Engine Marketing dan Social Media namun  perusahaan Anda tidak menggunakan Google dan/atau Facebook untuk mempromosikan usaha, Anda bisa kehilangan puluhan juta orang calon pelanggan. Yang lebih mengkhawatirkan adalah jika competitor Anda terlebih dahulu mengetahui hal ini dan melakukannya.

Bisnis yang menggunakan Internet Marketing dengan menggunakan Google untuk berpromosi juga sangat kerap dilakukan oleh perusahaan ternama sehingga dalam kurun 6 bulan profit meledak sampai dengan 300%. Anda dapat memasang iklan yang akan dicari oleh target pasar anda dan hanya akan ditemukan oleh pencari informasi tentang produk dan service Anda.

Selain itu ada strategy lain, yaitu dengan mengandalkan tehnik SEO (Search Engine Optimization), sehingga Anda bisa menekan biaya untuk iklan sampai dengan 70%. Contoh, Markaz Aqiqah dengan menggunakan internet marketing mampu menarik ribuan pengunjung setiap bulannya dan bekerja sebagai ‘lead generation machine’, mesin marketing yang berjalan tanpa biaya.

Bayangkan bisnis Anda jika ditempatkan Google di halaman pertama dalam kategory produk dan service anda, jelas Anda menjadi pilihan utama pencari informasi tentang bisnis Anda.

Mengapplikasikan strategy internet marketing yang effektif tidak mudah karena tanpa sistem marketing yang handal, traffic yang masuk tidak akan terkelola dengan baik. Banyak orang yang berpikir jika mempunyai website maka akan menambah profit di bisnisnya.  Statistik mengatakan dalam 3-4 detik jika website Anda tidak menarik dan menyediakan informasi yang prospek bagi pengunjung,  maka mereka akan pergi ‘in-a-click of a mouse button’.

Kebanyakan Perusahaan membuat website dengan design yang kreatif dan berisi informasi yang sangat lengkap tentang perusahaan mereka, betapa ahli dan berpengalaman mereka di bisnis tersebut. Pada kenyataannya, prospek anda sama sekali tidak tertarik dengan hal-hal tersebut. Jika ini terjadi, biaya promosi anda membengkak tetapi tidak menciptakan peningkatan penjualan dan profit.

Yang dapat menarik pengunjung website Anda, adalah benefit yang dapat mereka peroleh dari Anda dan ini harus Anda sampaikan dalam 3-4 detik pertama kunjungan mereka ke website Anda.

Penerapan strategi internet marketing di bisnis Anda harus lebih dari hanya sekedar mempunyai website.  Sesungguhnya website yang effektif harus ter-integrasikan dengan strategy-strategy marketing lainnya, maka ia akan menjadi ‘selling engine’ yang sangat luar biasa yang bekerja 24/7. Ini yang terjadi di Markaz Aqiqah, yang dibuat dengan meng-integrasikan dengan strategy marketing lainnya seperti social media dan email marketing yang mampu meningkatkan profit sampai dengan 230%.
Cara meningkatkan penjualan banyak ragamnya. Seiring dengan perubahan di pasar, besarnya biaya iklan dan promosi, membuat pemilik bisnis harus melakukan innovasi dalam memasarkan bisnisnya.

Internet Marketing terbukti merupakan strategy jitu dalam membantu banyak bisnis untuk meraup profit lebih dari 300% dan bahkan memangkas biaya iklan dan operasional sampai dengan 75%, sehingga sudah saatnya bisnis Anda muncul di halaman pertama di ‘Google Search’ dan MENCETAK PROFIT sekarang juga.

Kami Berharap Masukan Saran dan Kritik dari Anda Out Of Topic Show Konversi KodeHide Konversi Kode Show EmoticonHide Emoticon

Terima kasih sudah berkomentar